\m/ Selamat datang di Blog KUALA TUNGKAL UNDERGROUND™ yang sederhana ini... Silahkan Browing disini... Jangan lupa isi BUKU TAMU... \m/

Senin, 04 Maret 2013

KTU | Review Album Testament - Dark Roots of Earth 2012



Menjadi Masterpiece yang paling ditunggu2, Jawara Bay Area Thrash Metal ini memang masih terlalu disibukkan dengan Jadwal Tour padat mereka masih mempromosikan album " The Formation of Damnation " rilisan tahun 2008 sebagai Album Reunian Testament sejak album " First Strike Still Deadly " tahun 2001, Band yang terhitung sebagai Band Metal Pertama yang Bergabung dengan Major label pertama kali dari Amrik, sepertinya masih terus ingin memanjakan para Fans dengan gaya Bay Area Thrash Metal Kental, Sejak Frontman Chuck Billy didiagnosis terkena Kanker yang bersarang didada-nya Tahun 2002, Band ini memutuskan untuk Vakum lama, dan selama Padatnya Jadwal Tour panjang mereka, Tahun 2002 tiba2 pada tanggal 29 Juni 2012, Testament Secara mengejutkan melepas Single " True American Hate " yang dilepas oleh Nuclear Blast Records sebagai Strategi dagang-nya format Digital untuk album terbaru Testament yang kemudian disusul single ke-2 " Native Blood " pada 20 Juli 2012 yang menyuguhkan 2 lagu yang dirilis dalam format Vinyl 3 warna Hingga 500 Copy, dan masih menggandeng Drummer Bertubuh gempal, Gene Hoglan yang sejak memasuki tahun 2012 hanya menjadi Drummer pembantu untuk Urusan panggung dan rekaman saja, karena Testament sendiri belum menemukan Drummer Permanen ! masih menggandeng Produser dan Enjiner Berbakat Andy Sneap, Testament yang kini hadir dengan Formasi Kwartet Sejak Band ini terbentuk tahun 1986, yupz Formasinya masih orisinil dimana pertama kali band ini mulai terbentuk ! sayang banget Gw masih mengharapkan Drummer lawas mereka, Louie Clemente bisa memperkuat Formasi ini kembali seperti awal2 Kiprah mereka. dan akhirnya masih dengan bantuan Drummer Gene Hoglan, Testament tetap Bersemangat Mengerjakan album baru ini dan juga dibantu Oleh Drummer Lamb Of God, Chris Adler pada beberapa lagu. sudah sejak mengenalkan Artwork karya seniman Eliran Kantor, Rasa Penasaran gw harus sedikit merasakan Penantian panjang untuk mendengarkan karya baru mereka setelah masih kurang puas dengan 2 single pertama album ini. dan Mantan Vokalis band Brutal Death Populer Amrik, VILE, Juan Urteaga pun kebagian untuk Me-mastering Album ini sejak dirinya memutuskan untuk banyak berada dibelakang layar sejak mendirikan Studio Rekaman sendiri bernama Trident Studios, di Pacheco, CA. Amidst this amalgamated state of the genre, there sprouts the rise of yet another legendary band’s masterpiece! Yes, Testament, the American thrash giants have come up with yet another spell bounding album " Dark Roots of Earth " !! langsung dimulai dengan Track " Rise Up ", tetap masih tercium aroma Karakter Testament yang terasa Lebih Modern Style seperti kita mendengar album era " The Formation of Damnation ", Not only does Testament go back to their old school style in this song, masih begitu terasa sekali sentuhan Thrash Riffing khas Band ini seperti album2 terdahulunya, raungan Chuck Billy masih garang dinikmati dengan karakter Khas-nya yang kerap memacu adrenalin untuk Sing Along dan Headbang tentunya ! Solo2 Gitar Alex Skolnick masih tetap Perkasa dengan Karakter-nya menciptakan Nuansa Lick yang Melodius ! dan Eric Peterson masih tetap Sadis Kocokan Rhytym Guitarnya Handal ! dengan gaya Modern Sound yang Well fasten seat belts dan Permainan Gene Hoglan tetap Bisa dihandalkan pula untuk mewakili Karakter Utama Band ini, Testament treats you with an energy packed, dynamite of a song !! selanjutnya sudah kita dengarkan sebelumnya Track " Native Blood " bagaimana Gene Hoglan semakin Powerfull menghajar Perangkat Drum-nya. The song is intrinsically well synchronized with Gene Hoglan’s powerful double bass drumming and Alex’s two magical solos. so No Comment Dah buat track ini ! dan Eric Peterson masih sebagai Konseptor Lagu2 Testament sepertinya tidak kekurangan Ide untuk terus menciptakan Aransemen musik band ! " Dark Roots of Earth " diawali dengan Epic Part yang kemudian menjadi Komposisi yang agak sedikit middle Part sedikit bernostalgia dengan Konsep lawas Testament, walau kurang memiliki Beat yang menggigit, track ini lumayan untuk Suasana santai sebelum kembali dihajar dengan Thrash Metal enerjik selanjutnya dari track " True American Hate ", sedikit menyambung nuansa Track sebelumnya, solo Gitar Alex mengawali Jumpa cantiknya disini lalu kembali elemen Thrash Metal cadas pada beat kembali mematahkan Leher untuk Gaya Headbanger hehehehe, bahkan Gene Hoglan menambahkan ketukan Hyperblast disini, sebuah Komponen yang mungkin jarang banget kita temukan dikarakter Band sebelumnya, namun percayalah track ini bener2 terdengar " brutal " !! Keep synchronized with Gene Hoglan’s powerful double bass drumming Yeahhh !!! Kemudian Track " A Day in the Death " gantian Kita merasakan bagaimana Gaya Pukulan Chris Adler-nya Lamb Of God dicoba pada konsep testament, Hasilnya Lumayan mencengangkan bagi Gw hehehehe, Gaya drumming Chris yang terkenal dengan Gaya Unik-nya pada beberapa Hitungan Lick Drum bisa lumayan menyatu dengan Thrash Riffing Eric Peterson ! I'm a melodic death freak and it's weird to hear Testament amassing so many melodies on here. lalu " Cold Embrace " are slow, with Chuck sounding less harsh and cradles you into the mood of a progressive track. The song gets heavier, while maintaining its slow pace and then descends into Alex’s beautiful solo while Eric Peterson plays a beautiful acoustic passage in the background. jangan Kuatir kalo Testament masih menyimpan gaya Khas Slowly nya untuk meredam suasa Berisik dengan Mellow part seperti ini, Dengan Clean Vokal Berat Chuck, memberi kesempatan untuk Alex dan Eric untuk memamerkan Melodius Epic Song yang mendayu dayu karakter-nya, elo tentunya masih ingat dengan karakter Lawas lagu " Legacy " khan ? nah nuansa seperti itulah yang dibawa pada Track " Cold Embrace " ini hehehehe.... " Man Kills Mankind " Testament masih kembali memukau dengan Gaya Thrashin-nya lagi, headbanger Again Yeahhh !!! " Throne of Thorns " kembali Part awalnya dimulai dengan Mellow Part melalui Clean Guitar yang kemudian digabung dengan Epic Part Headbang Opening yang gelap nuansanya. dan Diakhiri oleh track " Last Stand for Independence ", semakin tambah enerjik beat yang dimainkan pada Track ini. Solo Guitar Alex yang semakin melodius semakin membius Imaji Gw dengan Irama yang Bersinergi dengan Thrash Metal elemen ! Other than sounding heavier, Alex & Eric gives his own tiny detailed touch to the solos which serves as pretty much, an icing on the cake. dan Jika elo mendapatkan Versi Deluxe-nya, akan ada tambahan 4 Bonus Track song ! yaitu 3 Cover version dan 1 Track Extended Version lagu " Throne of Thorns ", Cover Song milik Queen " Dragon Attack ", Scorpion " Animal Magnetism " dan Track lawas Iron Maiden " Power Slave " yang dimainkan kembali dalam versi testament tentunya. really suit the band as it is awkwardly heavy, and yet tries to sound classy and soft, basically failing in all terms. jika kamu masih menikmati konsep musik dan lagu era " The Formation of Damnation " tentu kamu masih akan merasakan dedengkot Thrash Metal ini masih bernyali besar untuk tetap Eksis dan Dinamis dengan Konsep Matang-nya, dengan kata lain, Skill band ini masih terlalu Berbahaya untuk menjadi Rival Band2 generasi penerusnya. So go ahead, and fetch this mind blowing revival of a mind blowing band! (herrysic)


KTU | Review Album Seringai - Taring 2012



TARING..!!TARING..!!TARING..!! Suatu hal yang mendefinisikan arti seuatu hal yang tajam, kokoh dan mampu mencabik daging apapun. Taring yang saya makasud adalah taring yang dimiliki SERINGAI pioneer thrash metal dari Jakarta yang berangotakan Arian13, Ricky, Sammy dan Khemod ini dengan buas merilis  album yang bertajuk TARING. Full album ke3 dari Seringai ini sangat tajam dan mampu mencabik telinga para penikmat metel khusunya thrash atau heavy metal (memang selalu sulit mengerti musik Seringai) hahaha.  kita mulai dari cover, bila dilihat dari segi ARTWORK mereka tidak pernah melunturkan tengkorak, serigala dan taring pastinya ARTWORK ini memang sudah melekat dengan Seringai dan sialnya ARTWORK ini dikerjakan sendiri oleh ARIAN13 yang dikenal sebagai artworker ulung. Suatu keanehan pada saat saya buka di slide selanjutnya karena disitu ada cerpen dari stand up comedian SOLEH SOLIHUN. Sebuah cerpen fiktif yang menceritakan masa depan manusia yang tersisa untuk berperang melawan serigala ditengah kota, epic. Di album kali ini seringai mempackaging 12 lagu namun ada beberapa lagu yang sudah hangat ditelinga seperti lagu DILARANG DIBANDUNG, PROGRAM PARTY SERINGAI yang sudah cukup sering dibawakan dan lagu TRAGEDI yang dapat diunduh secara gratis untuk para penggemarnya, tersiar kabar pada saat pengunduhan gratis ini lagu tragedi diunduh sekira seribuan lebih dalam hitungan jam .Tapi yang sangat mencuri perhatian adalah lagu yang berjudul FETT, SANG PEMBURU lagu yang didedikasikan untuk fett salah satu karakter antagonis dalam serial star wars dari segi lyrick dan riff gitar dilagu ini sangat berbeda dengan lagu lainnya, lagu ini terdengar lebih fresh dan tentunya BADASS SONG. SERINGAI juga mengcover lagu dari duo kribo (salah satu project rock ahmad albar,ian antono dan ucok AKA) suatu covering lagu yang dibuat sangat Seringai banget (coba dengarkan dan bandingkan). Untuk track 9 LAGU LAMA, lagu ini saya rasa sangat melelah kan untuk sang vocalist ARIAN 13 yang dipaksa bernyanyi dalam satu tarikan nafas hell yeahhhh. LISSOI?? lagu covering yang berasal dari suku batak ini dicover secara akustik dan hura-hura oleh Seringai. Secara keseluruhan album ini masih ngebut penetaan sound yang matang dan masih heavy tentunya. Bila diberi kehormatan untuk memeberikan bintang untuk album ini maka saya akan memeberikan 4 bintang untuk album TARING ini dan saya yakin album ini salah satu relisan bahaya di 2012. \m/ (budcole)


KTU | Review Album Nile - At the Gate of Sethu 2012


Sejak Awal Kemunculan Band Brutal/Technical Death Metal dengan Konsep dan tema Egyptian era album Pertama mereka " Amongst the Catacombs of Nephren-Ka " tahun 1998 Kancah Extreme metal seakan akan terbius oleh terobosan baru mereka melahirkan Genre baru yang memadukan Konsep Mesir Kuno Egyptian dalam Musik Death Metal, membuat band yang mulai Eksis Tahun 1993 ini semakin banyak diperbincangkan beberapa Media Internasional oleh Terobosan Kerennya ini. perjalanan karir band ini memang tidaklah gampang untuk membuat Komposisi Musik seperti yang mereka mainkan ini, pengalaman dan Pengetahuan Tentang Tradisi Etnis Mesir Kuno haruslah mereka Kuasai secara benar, sehingga Seorang Gitaris berbakat seperti Karl Sanders memang sejak awal menekuni dunia Tentang Etnis Mesir kuno secara Akademis, selain sebagai Fakultas pendidikan dan beberapa Pekerjaannya, Karl Sanders banyak menuangkan Ide2 fresh-nya tentang Seni Egyptian pada beberapa Lagu Nile dan Proyek solo-nya, dan lambat laun dalam perjalanan Musikalitasnya Nile lebih enjoy menyebut Konsep Musiknya sebagai " Ithyphallic Metal " terlepas dalam Idealisme pasca album " Ithyphallic " Tahun 2007 semakin memantapkan Nile mematenkan Style Extreme Musiknya ini dan memang menjadi pengaruh Baru beberapa Band generasi baru-nya. Mungkin buat Fans Nile di Indonesia yang nonton Penampilan Band Asal Greenville, South Carolina, Amrik pada Perhelatan Festifal Metal Akbar " Hammersonic " beberapa waktu kemaren, semakin Terbius dengan konsep Ithyphallic Metal-nya, dan ga sengaja seperti menciptakan sebuah trend baru tersendiri dikalangan Metalhead tanah air untuk menyukai Konsep Bermusik Nile ini, Hmmm Fenomena klasik dan Klise dah kalau diindonesia yang memiliki Banyak " Musim " ini hehehe. dan masih terngiang ( Bukan Terngiang-nya Ikke Nurjanah loh .ed ) akan Kedasyatan Album terakhir mereka " Those Whom the Gods Detest " Tahun 2009 lalu masih menyimpan Sihir yang belum hilang dari Sugesti Metalhead dan Nile Fans! seperti Karl Sanders dan Dallas Toler-Wade sebuah Team Arkeolog yang menggali Beberapa Tradisi Kuno Mitologi mesir Kuno untuk terus dituangkan dalam Harmonisasi Riffing sadis-nya, sehingga mendengarkan lagu2 Nile kita seperti diajak kembali Berpetualang mengingat kembali era Keemasan Jaman Mesir Kuno dengan segala Kebudayaannya yang Kaya itu. I like the way Karl can make the most exotic and intricate patterns and scales work for death metal and when mixed with Dallas's intense, edgy vocal and guitar playing, they make a sound that is so unique and memorable that it defines Nile, dan Tugas terakhir dipikul oleh Drummer Berbakat Populer, George Kollias untuk menuangkan segala Ide2 Fresh-nya Menghantamkan Blastbeat mematikannya !! tidak hanya banyak mengangkat tentang Beberapa Mitologi Mesir Kuno, Nile juga kali lebih banyak mengungkap tentang beberapa Mitologi Hindustan tentang Epic Ramayana dengan menempatkan Kisah Jembatan purba misterius sepanjang 30 Km yang menghubungkan antara Manand Island (Srilanka) dan Pamban Island (India) ini diperkirakan telah berumur 1.000.000 tahun lebih. Jembatan yang dinamakan "Vanara Sena" atau pihak NASA menyebutnya sebagai Jembatan Adam menuai berbagai macam perkiraan berkaitan dengan umur dan sejarah jembatan tersebut. Umat hindu meyakini Jembatan Adam berkaitan erat dengan Epik Ramayana di mana disebutkan jembatan tersebut dibangun oleh Rama dan sekutunya, para manusia kera, yang dibantu para Dewa untuk membantu Rama menjangkau Srilanka guna menyelamatkan istrinya, Shinta, dari raja raksasa, Rahwana. Mitologi tersebut kerap dijuluki Rama Bridge (Raam Sethu) merupakan salah satu “Mysterious Places in the World’s” adalah rantai batu kapur buatan (bukan karena peristiwa alam) antara pulau Mannar, didekat Sri Lanka barat laut dan Rameswaram, di pantai tenggara India. Sosok frontman Karl Sanders dan Dallas Toler-Wade selain jenius membuat Riffing yang pentatonik, juga lebih mendalami tentang Mitologi Negara2 di Timur Tengah sebagai Salah Satu Subyek pembuatan lirik yang tentunya bukan sekedar Cerita Isapan jempol karena memang semuanya telah didasari dengan sebuah Tesis yang mereka lakukan sendiri. mengawali serangan awal dengan " Enduring the Eternal Molestation of Flame " dengan sebuah Intro Etnis Timur Tengah dalam 33 Detik yang setelah itu George Kollias langsung menggebrak dengan Fast Blastbeat yang meledak2 !! perpaduan Pummeling Shredding Riff Gaya pentatonik Pekat dengan Nada2 Etnis Egyptian duo Gitaris Karl Sanders dan Dallas Toler-Wade tetap melakukan Pekerjaannya dengan sangat baik mempertahankan Trademark Nile, dengan Sharpness Riffing Sound yang kian mantap dan dewasa, Sounding Nile memang lebih mulai banyak terdengar berbeda dengan segi Aransemen musik yang masih Teknikal dan Matematika strukturnya selalu Dipenuhi dengan Fast Part, Ithyphallic’s opener; though it carries a vaguely similar atmosphere, it’s a more compact listen. !! yang selanjutnya " The Fiends Who Come to Steal the Magick of the Deceased " yang diperkenalkan sebelumnya pada beberapa media, Nile menambahkan beberapa gaya Pentatonik Etnis Hindustan banget pada beberapa Struktur Riffing-nya, Sebuah Track yang semakin mempertontonkan Kepiawaian Nile memainkan sesuatu yang Unik dan Beda dalam Death Metal Movement !! perpaduan Mantap Skill drummer George yang meladeni Konteks Nada Rumit duo Gitarisnya. " The Inevitable Degradation of Flesh " semakin menyerang dengan tanpa ampun melalui alur musik yang serba mengandalkan Kecepatan dengan talenta yang asli memang luar biasa !! Intro Hindustan String pada " When My Wrath Is Done " menjadi track yang akan sedikit pada part awal mengajak Gw sejenak untuk Headbang sebelum mencicipi kembali Konvensional Riffing Dasyatnya. beberapa Solo Melodius juga tidak terhindarkan buat ditampilkan terus di komposisi semua lagunya. 10 Track dalam durasi total 47:45 semakin tidak mengecewakan untuk Nile Fans! yang diakhiri oleh Track berdurasi panjang " The Chaining of the Iniquitous " yang memakan waktu 07:05, Nile lebih banyak melakukan Sentuhan2 Pentatonik yang lebih terasa Epic. Kualitas Musisi yang no comment Plus Mengagumkan, bikin Rilisan ini selalu mendapat tempat spesial untuk para Fans, mantan Bassis dan Vokalis Nile, Jon Vesano yang bergabung selama hampir 4 tahun di tubuh Nile juga ikut menyumbangkan beberapa Vokalnya di sini bersama dengan Jason Hagan lebih sebagai Additional Vokal. Ultimately, it is all in the details. If you haven't heard this album yet, give it a spin. And then give it another spin, and another and so on and so forth. I promise you, you will find new stuff to appreciate with each play-through. (Hery SIC)


KTU | Review Album Six Feet Under - Undead 2012



Six Feet Under masih Produktif dan eksis ! dengan memuntahkan album gress-nya ditahun 2012 ini sekaligus memperkenalkan formasi terbarunya !, Sejak Membentuk Band ini Tahun 1993 Chris Barner Cannibal Corpse bersama Allen West-nya Obituary sebagai Side Project hingga akhirnya Chris Barnes Cabut dari Cannibal Corpse, Band yang dibesarkannya untuk lebih Konsentrasi di Six Feet Under dan membawa Logo Awal CC sebagai Hak Milik-nya dan Album Pertama " Haunted " Tahun 1995 langsung Chris Cs mulai Menarik Fans baru dengan konsep Musik SFU yang jauh berbeda dengan CC sendiri, Death Metal ! Death Metal yang Lebih Easy Listening dan Roll ! dan Perjalanan panjang band ini memang kerap terjadi Bongkar pasang Formasi dan cuman menyisakan Chris sebagai Member Paling Orisinil Saat ini, Ok Coba gw ceritakan Dulu Formasi Penggarapan album ini, Chris Masih mempertahankan nama gitaris Steve Swanson yang bergabung di SFU sejak 1998 merupakan Gitaris kenamaan yang pernah memperkuat Massacre dan Last Rite, lalu Tahun 2011 Chris Tertarik Mengajak Drummer Paling Berbakat dan Prestasi-nya di banyak band memang ga bisa diragukan lagi, Kevin Talley, namanya Sangat kita kenal sebagai Drummer Atraktif dan Enerjik di Dying Fetus dan Misery Index, dan Jangan lupa Kevin Juga Banyak Menghias nama Band2 Lainnya seperti Daath, Nothnegal, WretchedPain, ex-Horror of Horrors, ex-Chimaira, ex-Consumned, ex-Decrepit Birth, ex-Soils of Fate, ex-Truth Corroded, ex-Absence of the Sacred (live), ex-Cattle Decapitation (live), ex-Hate Eternal (live), ex-The Black Dahlia Murder (live), ex-The Red Chord (live), ex-M.O.D., dan ex-All the Way to the Bank, karena memang Kevin ini seorang Drummer bayaran dari khabar yang gw terima hahahaha, lalu Chris Mengajak Juga Mantan Gitaris Chimara, Rob Arnold, namun Rob Arnold cuman ikutan pada Proses rekaman CD baru ini saja juga memainkan Posisi Bass selain Gitaris sebelum akhirnya SFU menemukan penggantinya, dengan masuknya Gitaris Ola Englund dari band Facing Death, Feared, Scarpoint, dan ex-Subcyde dan yang terakhir SFU mengajak Bassis berbakat Jeff Hughell dari band Osmium, Reciprocal, ex-Jeff Hughell, ex-Brain Drill, ex-Cyanic, ex-Mucus Membrane, ex-Rings of Saturn (live), dan ex-Vile (live). dan masih masih menggandeng Produser Mark Lewis dan Materi ini dikerjakan di Hammer Studios Sanford, Florida bersama Jason Suecof. dimulai dengan Track " Frozen at the Moment of Death ", sebuah Track yang beberapa Waktu sebelumnya di Publikasikan ini memang sudah mulai Memperkenalkan Konsep yang Lebih Fresh dari SFU melalui Formasi ini, Hentakan Irama Death N Roll Masih begitu Kental terasa, Hantaman Atraktif Kevin Talley memang Ditantang untuk Karakter SFU, kevin pun masih tetap Ambisi Menambahkan Part Fast Blastbeat pada beberapa Aransemen Drum-nya, memang jelas Berbeda banget karakter Kevin sendiri dengan Drummer Greg Gall, Yeahh Era baru SFU lebih Tampil Keras dan Dinamis telah mulai dirasakan sekarang. Dark Riffing Steve Swanson kerap menciptakan Harmonisasi gelap dengan Alternate Picking yang terdengar Hitam. gaya Chris Barnes Juga Ga Banyak yang berubah karakter Berkoar-nya, komposisi Musiknya sepertinya Mulai lebih Dinamis pada Track ini, ga heran kalao keputusan label untuk menaruh di urutan terdepan CD ini. " Formaldehyde " beberapa Blastbeat Snare masih dimainkan Oleh Kevin walau secara Porsi Variasi saja, masih seperti Track sebelumnya, Death n Roll Intense penuh dengan Part Headbang ! " 18 Days " slows things down to a crushing groove! kemudian " Molest Dead " his is a mixture of slow crushing grooves and beehive buzzing guitars seperti kita dengarkan pada beberapa Part Milik Amon Amarth, dan " Blood on My Hands " slow/stop/double-bass/slow/stop/etc bagi Gw terlalu Membosankan walau ada beberapa part yang sanggup bikin Gw headbang ! " Missing Victims " juga ga jauh berbeda dengan track sebelumnya. lalu " Reckless " akan mengajak kita Bagaimana SFU memang memainkan gaya Death N Roll yang memang berakar dari gaya Bermain klasik AC/DC yang lebih ditampilkan Secara Berat dan Death Metal oleh SFU, ya AC/DC yang Nge-Death Metal hehehehehe .... " Near Death Experience " entah kenapa Komposisi SFU mulai terus semakin terasa membosankan dengan Part2 yang kurang menendang lagi beda dengan Track2 awal. " Delayed Combustion Device " lumayan Dark Gloomy Death Metal Standard Aggresive pada beberapa Beat-nya. " Vampire Apocalypse " very bassy intro start/stop riff to it, Boring dah ! dan kemudian " The Depths of Depravity " menutup Jumpa kita dengan Karakter musik yang semakin bikin Gw Bingung dan mengantuk walao ada beberapa part SFU mencoba lebih tampil Enerjik pada Beat dan harmonisasi-nya, mungkin gw salah satu bukan Yang senang meng-konsumsi lagu2 SFU sehingga akan terasa cepat Bosan dengan Rilisan ini, namun walaupun gimana SFU tetap Menjadi bagian penting dalam Death Metal Movement Internasional, SFU lumayan berhasil membawa perubahan yang mendasar pada Formasi CD ini namun terasa sulit untuk bisa melahirkan Track2 fenomenal seperti " Human Target, Lycanthropy, The enemy Inside, Suffering in Ecstacy, etc atau dengan kata lain Album " Haunted " tetap Menjadi album terbaik Sepanjang Masa SFU. namun Album baru ini juga lumayan buat menambah banyak Koleksi Album2 SFU koq hehehehehe... So I will definitely go on to say that for once Six Feet Under have put out a decent fucking album. Hopefully this is the start of a better chapter for the band. Good job guys. (Hery SIC)


KTU | Review Album Kreator - Phantom Antichrist 2012



"Phantom Antichrist " menjadi sebuah penantian panjang dan Matang dari Pioner Thrasher legendaris Jerman sejak materi terakhir mereka " Hordes of Chaos " tahun 2009, Kreator banyak menuai Respon yang pedas tentang Progressi Album tersebut yang banyak kalangan menilai Terlalu mengalami pergeseran sejak materi sebelumnya " Enemy of God " tahun 2005 apalagi materi " Violent Revolution " tahun 2001, walaupun Nyatanya Bahkan Kreator mengalami Perubahan Mendasar era album " Endorama " tahun 1999, dari perjalanan Musikalitas itu Kreator memang telah mengalami Masa Transisi bermusik antara Idealisme dan Pasar mainstream, namun semua ini kembali kepada Fans berat Kreator sejak band ini terbentuk tahun 1982-1984 dengan nama Tormentor pada awalnya oleh Trio Formasi Mille, Rob, dan Ventor, dan dalam perjalanan panjang sebelum menjadi Populer dan legendaris, Kreator juga wajib mengalami Bongkar pasang formasi yang sehingga hari ini masih menyisakan 2 orisinil member, Frontman dan Mastermind Mille Petrozza dan Drummer Ventor yang memang sempat beberapa kali Keluar masuk formasi, sejak bergabungnya Gitaris Sami Yli-Sirniö tahun 2001, gitaris berbakat yang pernah bergabung dengan band Barren Earth, Waltari, dan ex-Kyyria ini memang banyak memberikan sentuhan Yang lebih Melodius Lagu2 Kreator. sejak Single pertama Album ini diperkenalkan " Phantom Antichrist ", banyak fans Kreator dibuat penasaran oleh materi baru ini yang diramalkan akan membuat kejayaan kembali era album Paling berpengaruh Kreator sejak " Extreme Aggression " tahun 1989 hingga " Coma of Souls " Tahun 1990, beberapa Komponen penting dan karakteristik Kreator memang digali kembali atas keinginan semua Fans Kreator, namun menambah penasaran penantian fans, Kreator memberi Foreplay Rilisan Konser Tahun 2010 " Terror Prevails - Live at Rock Hard Festival " masuk pada Sekuel lanjut ke-2 nya " Terror Prevails - Live at Rock Hard Festival Part. 2 " ditahun 2012 sebelum melepas Full album " Phantom Antichrist " yang secara resmi dilepas pada tanggal 1 Juni 2012 dikawasan Eropa dan Tanggal 5 Juni di Amerika Utara masih oleh Raksasa label metal yang penuh menjanjikan, Nuclear Blast Records. Yuk coba Gw Ceritakan Materi baru yang banyak menarik rasa penasaran Kita dan Gw selama ini, seperti di materi " Violent Revolution " hingga " Hordes of Chaos ", Kreator selalu memulai Awal CD dengan Opening Track yang terasa Epic kerap menjadi Opening Performance panggung, di CD ini ada " Mars Mantra ", sebuah Mantra Pembuka yang penuh dengan elemen Epic pembangkit adrenalin menuju medan perang ! dan Langsung tersambung dengan Track Fenomenal Kreator di Tahun 2012 ini " Phantom Antichrist " yang memang menjadi Track Andalan di album gress ini, sebuah Track yang memang sangat mengingatkan banget akan karakter bermain Kreator era album " Extreme Aggression " tahun 1989 hingga " Coma of Souls " Tahun 1990, wowww dan pada bagian Chorus Track ini memang akan kita rasakan Kekuatan Track Fenomenal Wajib Kreator " Terrorzone !! " dan beberapa Part Gaya " When Sun Burn Red " kita jumpai disini, beberapa sentuhan Breakdown Part Modern style terselip diantara Headbanger Catchy Riff Khas Kreator serta Sentuhan cantik Melodius Gitaris Sami Yli-Sirniö yang memberikan Solo2 Keren sebagai pelengkap Hidangan Mantap Khas Kreator, ga Heran banget Track ini menjadi Umpan yang berhasil pihak label menarik rasa penasaran Fans Kreator untuk menantikan tanggal rilis CD ini ( Politik dagang hahahaha )... Selanjutnya " Death to the World ", mengajak kita menikmati kembali Keganasan Era awal Kreator di album " Endless Pain " dengan Sentuhan yang lebih Modern, namun terkadang kita juga merasa terkontaminasi dengan gaya Metallic Hardcore Riffing yang pernah disukseskan oleh gaya Awal At The Gates mungkin, Track ini memang cukup Menantang dengan karakter Kreator yang sesungguhnya. " From Flood into Fire " agak sedikit nyantai sejenak dengan gaya Middle Part yang lebih bergaya Kreator era " Outcast " ataupun " Endorama ", yah Boring Track deh bagi Gw :( .... kemudian " Civilization Collapse ", drummer Ventor bermain Perkusi di part awal-nya dan track ini sedikit mengingatkan dengan Lagu " Leave Of World Behind " banget, namun ditengah part musik Kreator kembali tampil beringas dengan extreme Thrash beat, Karakter Vocalis Mille Petrozza lebih terdengar seperti Orang Ngomel, sayatan Gitaris Sami Yli-Sirniö semakin tampil melodius dengan Riff2 Maut-nya. " United in Hate " suasana menjadi lebih dingin lagi dengan Akustik Guitar di awal Aransemen sebelum kita kembali dihajar dengan Thrash Metal Part Melodius dan Extreme Kreator ! Masih seperti Track2 sebelumnya deh, lalu" The Few, the Proud, the Broken " sedikit part awalnya mengingatkan dengan gaya Riffing " Violent Revolution " banget, setelah itu part Fenomenal dan terasa Megah dan Melodius adalah part berikut yang mengisi komposisi-nya, Gaya Vocal Mille pun semakin liar dan beringas dengan gaya Harsh Vokill-nya, beberapa elemen Progressive riffing juga mulai ditambahkan ditrack ini oleh Sami Yli-Sirniö sebelum memasuki Solo Gitar, Alternate Picking yang Dinamis harus elo dengerin di Track ini dech ! masih memiliki Part awal dari track sebelumnya " Your Heaven, My Hell " Kreator menjadi tambah lesu dengan slow part disini, waduhhh !!! dan Mille Malah menampilkan Clean Vocal yang lebih terdengar Speaking saja, namun setelah itu Headbang Thrash Beat ala " Violent Revolution " dihadirkan kembali pada part selanjutnya, Time to epic Headbanger !!!! " Victory Will Come " juga Track yang easy Listening for Headbang lagi dan Pada Track Pamungkas ada " Until Our Paths Cross Again ", biarpun memiliki Melodius Part, Tempo beat Kreator semakin mengendur dan turun. well, secara keseluruhan Kreator masih belum dapat menampilkan Attitute era Album2 awal band ini menuju masa Ke-Emasan, hanya Komposisi yang Easy Listening untuk dikonsumsi setiap harinya, Kreator lebih melunak dengan part2 yang Melodius dan Simple Easy Listening saja dan terlalu Takut untuk mencoba membuat tantangan yang lebih berarti terhadap Musikalitasnya ketimbang ending-nya Fans akan Pergi meninggalkan Kreator, sehingga Album baru ini meskipun Bagus untuk dinikmati namun kurang memberi Greget tersendiri bagi Gw Fans Kreator yang mengagumi Album2 lama era " Extreme Aggression " tahun 1989 hingga " Coma of Souls " Tahun 1990, Spirit Kreator masih belum hilang, Kreator hanya Ingin menjadi salah satu bagian Entertaiment saja dalam Thrash Metal Musik saja, tetap acungi Jempol dua untuk hasil kerja keras Pioner Thrash Metal penting dalam catur musik Metal Internasional ini. hadir dalam 2 versi Artwork cover keren garapan Wes Benscoter masih setia dipakai Kreator dialbum2nya selama ini, untuk Gambar artwork ke-2 untuk Versi dengan Bonus DVD yang dikemas dalam Format Digipack Limited Edition yang didalamnya menampilkan proses penggarapan Album ini " Conquerors of the Ice - The Making of Phantom Antichrist, Harvesting the Grapes of Horror, rekaman Live di Wacken Open Air in 2011 ( 9 Track Video ) dan 2008 ( 4 Track Video ) yang dimixing oleh Klaus Scheuermann, kemudian di edit oleh Marcel Schleif dan Stephan Lier. dan album ini diproduseri oleh Jens Peter Daniel Bogren-nya Loops, Effects, Engineering, Keyboards, Programming, Producer, Mixing band Katatonia pada album " The Great Cold Distance " tahun 2006, memang dipercaya oleh Kreator untuk menangani Produksi Album Baru ini. Fans Berat Kreator yang senantiasa Haus akan elemen Headbang khas band, Gw berani jamin rilisan ini tetap wajib untuk kalian Koleksi !! Kreator memang Kagak ada Matinyeeeeeee !!!! (Hery SIC)


KTU | Review Album Putrid Pile - Blood Fetish 2012


One Man project Populer ini memang tetap mendapat tempat di hati Para penggemarnya dengan gaya Cool-nya, PUTRID PILE digambarkan oleh Frontmannya adalah " sick-ass drum machine band with pounding slam riffs and deep guttural vocals". weww !! memang apa yang diungkapkan Ma Shaun LaCanne, Mantan Gitaris band Death Metal Num Skull ini terbukti dan terbayar di Karya2nya dan bukan Omong kosong seperti kebanyakan Band2 sekarang di Scene Indonesia yang Bikin Gw merasa gerah dengan beberapa Statement-nya yang Kebanyakan BULLSHIT !! mungkin Epidemi Ego yang luar biasa menjangkiti Pikiran dan otak untuk Lebih cepat dikenal atau diakui sebagai yang " Paling " ngeri lah, Top lah, Kontroversial lah, bla bla bla... seharusnya temen2 discene harus mengikuti apa yang di ungkapkan oleh seorang Shaun LaCanne ini, Make A real Word not Bullshit Words !, beberapa Waktu kemaren Shaun LaCanne dengan Putrid Pile sempat membuat Decak kagum pada penampilannya di Negeri Kita, One Man project Yang Bagus !! setelah Album terakhir " House of Dementia " tahun 2009 setelah itu disusul split-nya dengan Viral load, Shaun Harus beberapa Kali tertunda menyelesaikan materi Barunya ini disela2 Tour-nya. namun semua sudah terjawab dengan Full album ke- 4 ini masih digandeng oleh Sevared Records, sebuah Proyek Ego dengan Kualitas terbaik menjadi Menu Utama dalam bermain Brutal Death Metal yang Killer !! masih menampilkan gempuran Brutal Death Metal dengan elemen Slam Groovy Maksimal disempurnakan lagi dengan US death Metal Sound yang kental inilah Putrid Pile !! " Blood Fetish " langsung Menggayang setelah diawali dengan 25 detik Intro, masih terjaga Kualitas Bermain Shaun untuk mengendalikan semua Keinginannya sendiri mengaransemen Extreme Musick, Pummeling Streching Razor Riffing Mantap tetap menjadi Komoditas Utama Shaun melancarkan Agresi-nya, beberapa Gaya Riffing Cannibal Corpse dan Breakdown Part yang Asyik dipamerkan disini, ga heran aja nih lagu memang pantas menjadi Titel utama dengan Urutan terdepan, sebuah Konsep yang semakin matang dibuat Shaun sebagai bentuk progresi Musikalitas-nya dibeberapa materi sebelumnya. Drum Programming yang Lebih terdengar Manusiawi siap Mencabik2 Isi Perut kalian. " Necroneat-o " terasakan beberapa gaya Grindcore Riffing ala Napalm Death dipadukan dengan Slashing Riffing Gaya Disavowed Era " Perceptive Deception ", perfect and just all around brutal, they really fit well with the riffs and brutal open string tremolos. Sentuhan Old School Dan New School Death metal tetap di Olah sedemikian Cool Oleh Shaun demi Menciptakan Aroma Death Metal yang kental. seperti pada Track " Pottymouth " kita akan Sedikit merasakan Gaya Rolling On Harmony Riff gaya Morbid Angel era " Altars Of Madness ", yang kemudian di taburi dengan Fucking Totally Slamming Karakter Internal Bleeding, " Face-Pounding Madness " Kedasyatan Cannibal Corpse bertemu dengan Disavowed Blastbeat, This really Fucked Fast Intense Track, it was brutal nonetheless !! kemudian " Tortured Soul "skullfuckingly brutal slabs of death/grind with catchy riffs, really fast blast beats, and some absurdly brutal grooves, Sentuhan gaya Old School Death Metal amat terasa Juga ditrack ini pada Part awal-nya, sepertinya gw sedang Mendengarkan kembali Konsep yang dimainkan oleh One Man Project sejenis, Bloodsoaked !!, " Operation Splatterhouse " adalah Fast brutal Guttural Track yang paling singkat disini, cuman membutuhkan durasi selama 35 detik aja ! kemudian " Strangulation Is the Only Answer ", kemudian kita merasakan kembali Bagaiman Shaun memainkan kembali Gaya Riffing Konvensional Khas Cannibal Corpse, making these riffs some of the most absurdly fast and technical that the project has ever produced. Hingga ke menit2 terakhir di 32:43, Siksaan Kejam Masih berlaku tanpa ampun dari lagu2 yang diaransemen oleh seorang Shaun LaCanne tetap konsis Membawa Nuansa Death Metal Lama Hingga baru dengan beberapa Sentuhan grindcore Riffing. you might say, but no, LaCanne's guitar work is nicely varied and, while nothing all too innovative, enjoyable to listen to. Also, he solos, a trait that is missing from many brutal death metal bands today, so this album is a fresh breath of air in that regard. You Must BUY CD Now !!! (Hery SIC)


KTU | Review Album Marduk - Serpent Sermon 2012



Biarpun Black Metal belum masuk lagi era Kejayaannya seperti beberapa Tahun sebelumnya, Namun percayalah Genre Musik Hitam ini tetap tidak akan tetap mati dalam Gerusan Booming Musik Metal Trendy saat ini, masih banyak CD2 dan Band Black Metal yang tetap Eksis dan produktif, dan parahnya gw jarang sekali mereview genre ini hehehehehe, kali ini MARDUK, Swedish Veteran Black Metal Paling Populer di kancah Metal Internasional masih menampakkan geliat Kelam-nya dengan kembali melepas album Gress-nya " Serpent Sermon " ini. masih terngiang jelas awal Kejayaan mereka dengan merilis Demo perdana Kontroversial dan fenomenal " Demo # 1 (Fuck Me Jesus) " tahun 1991 sejak terbentuk 1990 band ini menjadi populer di setiap rilisannya, Album2 Hebat mereka " Dark Endless ( 1992 ), Those of the Unlight ( 1993 ), Opus Nocturne ( 1994 ), Heaven Shall Burn... When We Are Gathered ( 1996 ) ampe Nightwing ( 1998 ) sangat menginspirasi beberapa band Black Metal dunia termasuk Indonesia sendiri. setelah rilisan terakhir melalui Ep " Iron Dawn " tahun 2011, Marduk masih terus melancarkan agresi Jahatnya dengan Divisi Hitam-nya. dengan Konsistensi Fast Part immaculate Fucking Noise dark Riffing, Hell Screamed Vokill dan Blastbeat Snare tetap menjadi Ornamen Wajib Marduk semenjak terbentuk yang sekarang cuman menyisakan Gitaris Evil dan Gitaris Devo yang sekarang pindah Posisi ke Bassis sebagai member orisinil Marduk dengan Puluhan Rilisan hingga kini yang mengantar Marduk bergabung dengan Roster label metal yang semakin Menjanjikan Karir mereka selama ini, Century Media Records untuk album baru ini. sebuah album yang menjadi penantian Wajib Para Blacker Internasional. " Serpent Sermon " membuka Jumpa kita di CD ini dengan Dentuman perang melawan kegelapan, Marduk masih belum begitu menampilkan beberapa Khas Fast part-nya di awal2 Struktur lagi, dan setelah beberapa saat baru kita rasakan kekejaman Marduk yang sebenarnya, Arrrrghhhhh !!!! setelah itu " Messianic Pestilence " the Really Marduk Concept Still Aggression !!! Kegelapan siap mencekam dalam Durasi total 46:22 melalui 10 track disini. Started fast, Serpent Sermon runs out of steam at mid-term, resting progressively on average songs, considering the high standards set by the band itself. Only a few tunes manage to really rise my enthusiasm, all others simply scratch my mind when listened absently. This thirteenth album from Marduk is not a disappointment, but it is not a great vintage. (Hery SIC)


KTU | Review Album Fear Factory - The Industrialist 2012



Menjadi yang paling Gw tunggu2 di tahun 2012 ini dari Industrial/Death Metal yang kini lebih bergaya Groove/Industrial Metal adalah Perjalanan Panjang berliku sejak Bongkar pasang Formasi Fear Factory dan mempertahankan Imej yang tetap mengagumkan bagi Sounding band untuk terus di Puja2 Fans Modern Sound. pasca album terakhir " Mechanize " Tahun 2010, Fear Factory sempat ditinggal Gitaris Kharismatik yang memiliki Gaya dan Sound paling disegani di Extreme Scene Internasional, Dino Cazares tahun 2002 hingga kembali lagi pada 2009, Fear Factory memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Karakter Dino sampai akhirnya Drummer Andalan dan sekaligus pendiri band ini, Raymond Herrera mengundurkan diri pada tahun 2009, dan hal tersebut membuat Fear Factory banyak kehilangan Nyawa Karakter Utama yang harus dipertahankan, dan seringnya terjadi pergantian Posisi Bass ditambah lagi Keluarnya Fear Factory dari Roadrunner Records. sejak album " Mechanize " Fear Factory merangkul Drummer Legend, Gene Hoglan yang memang kita kenal pernah bermain dibeberapa band Top seperti Dark Angel, Death, Testament, Phantasm, Strapping Young Lad, Forbidden, Anthrax, Old Man's Child, dan masih buanyakkk lagi, namun Gene sendiri juga Tidak bertahan panjang, tahun 2012 awal lalu mengundurkan diri karena kesibukan sendiri, sehingga Fear Factory kembali dihadapkan dengan Kekosongan Drummer pada Proses pengerjaan Materi baru ini. dikenal dengan original industrial/death metal sound dengan Kualitas sebagai Band Death Metal Pertama diawal Karir yang menggunakan incorporate clean vocals dan menjadi industrial death/thrash metal pada album Phenomenal " Demanufacture " dan semakin berkembang pada album2 selanjutnya pun lebih kental elemen Industrial tanpa banyak melepas Kualitas Death Metal yang Intense ! dan setelah Bergabung dengan Candlelight Records, Fear Factory pun Mengerjakan album baru ini dengan melibatkan John Sankey nya Band Devolved asal Australia untuk mengisi Posisi Drum Programming-nya, dan memang John Sankey sendiri yang banyak membantu dalam pembuatan Sesi Drum Programming di Album ini untuk tetap mempertahankan Kualitas dan Sounding Milik Fear Factory. dimulai dengan Track Andalan " The Industrialist " sebuah Track yang Kental elemen Death Metal Epic yang cukup Megah untuk Awal Permulaan pembukaan dan mempunyai Part awal yang Easy Listening, kemudian kita akan dicoba kembali di Era Kejayaan Album " Demafacture " sekali dengan karakter Drum Programming Perfect yang mengingatkan Karakter Mantan Drummer Raymond Banget, Good Job untuk Jonh Sankey nih !! dan Sayatan Sadis Modern Sounding Gitaris Dino Cazares tetap Bisa Dipercaya Mempertahankan Kekuatan Utama band dengan gayanya yang Killer mulai terkontaminasi dengan beberapa Karakter yang dibawa dari Divine Heresy tetap menambah karakter Utama Fear Factory menjadi lebih Cadas kembali. namun karakter Vokalis Burton C. Bell menjadi lebih terdengar Ringan dan Gw rasa Lebih Berat saat dialbum " Demanufacture " atau " Soul of a New Machine " mungkin tetap akan lebih baik menurut gw, beberapa Struktur Khas Fear Factory masih tetap dipertahankan disini. dan memang Kita Tahu Karakter Burton C. Bell adalah Label Utama Karakter Fear Factory sejak band ini terbentuk. " Recharger " menjadi track andalan ke-2 yang sebelumnya dirilis sebagai single pengenalan materi album baru ini, konsepnya semakin Mantap dan Matang dengan Gaya bermain yang Ga bikin Boring, memang ini menjadi perpaduan antara materi " Demanufacture " atau " Soul of a New Machine dan beberapa Karakter Baru yang ciptakan Oleh Divine Heresy sekali sesuai dengan Janji mereka kepada Fans untuk tidak terlalu tampil lembek seperti dibeberapa album yang sempat mengecewakan para Fans-nya. " New Messiah " tetap elegan dengan Amazing Great Sounding band !! sentuhan beberapa Sampling dan Keybord Synthesizer memang menjadi sesuatu yang wajib bagi Industrial band. dan masih kental begitu elo dengerin Track " God Eater ", kemudian pada " Depraved Mind Murder " kita seperti mendengar karakter Kuat Divine heresy sekali, sebuah track yang Briliant terkomposisi sempurna ditrack ini, Mantafffftttt !!!! sampai pada Track terakhir " Human Augmentation " yang lebih tepat menjadi Track penutup/Outro yang dipenuhi dengan Sampling2 Industrialist banget selama durasi 09:04 cukup untuk menggambarkan Nuansa dan tema album ini, sebuah Album yang cukup memuaskan Dahaga Para fans Fear Factory yang merindukan beberapa karakter Utama band yang terkenal dengan Amazing Guitar Sounding banget itu. Hasil garapan Mixing Greg Reely memang tetap sangat memukau dibeberapa album Fear Factory sendiri dan Juga pernah Menggarap Albumnya Bleeding Through, 3 Inchies Blood, Machine Head, Overkill, Strapping Young Lad, Devil Driver, dan Masih banyak lagi dengan Excellent Production !! ditambah lagi Artwork karya Anthony Clarkson yang mulai dipake karyanya sejak album " Mechanize " Kemaren, Anthony juga menggarap artworknya Kataklysm, Jag Panzer, Abysmal Dawn, Legion Of The Damned, Rage, Mystic Circle, Scar Symmetry, Vital Remains dan masih banyak lagi dan disempurnakan lagi dengan kerja Profesional Rhys Fulber dari band Front Line Assembly dan Delerium ( Band Industrial, Canada ) yang kerap mengisi beberapa Keyboard dialbum2 Fear factory, Divine heresy, Nailbomb hingga Paradise Lost memang menjadi Kerja sama Perdana yang mengagumkan. dan Informasi terbaru, Fear Factory telah menemukan Drummer Baru untuk Membantu dalam Promo Tour Album ini, Mike Heller, yang Sepak terjangnya sudah diakui dibanyak band seperti Malignancy, System Divide, World Under Blood, Kalopsia (live), dan ex-Success Will Write Apocalypse Across the Sky. new Fear Factory were an obvious attempt to get his band back into the mainstream's grace by crafting music that was 'brutal' so that everyone could forget all about his flirtations with nu metal back in 2001.new Fear Factory were an obvious attempt to get his band back into the mainstream's grace by crafting music that was 'brutal' so that everyone could forget all about his flirtations with nu metal back in 1995. YOU MUST BUY THIS NOW ! (Herry SIC)


VIDEO

ENTER-TAB1-CONTENT-HERE

RECENT POSTS

ENTER-TAB2-CONTENT-HERE

POPULAR POSTS

ENTER-TAB3-CONTENT-HERE
 
\m/ Selamat datang di Blog KUALA TUNGKAL UNDERGROUND™ yang sederhana ini... Silahkan Browing disini... Jangan lupa isi BUKU TAMU... \m/

Kuala Tungkal Underground™ Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha