\m/ Selamat datang di Blog KUALA TUNGKAL UNDERGROUND™ yang sederhana ini... Silahkan Browing disini... Jangan lupa isi BUKU TAMU... \m/

Senin, 15 April 2013

KTU | Lost Another Meluncurkan Single Terbarunya



Band metal asal Jakarta yang terbentuk sejak tahun 2006, Lost Another baru saja membeberkan 1 lagu di dalam debut album mereka yang rencana nya akan rilis tahun ini dengan title "Agenda Kehancuran". Debut album tersebut dikerjakan sejak pertengahan tahun 2012 dan direkam di 4 studio yang berbeda. Untuk take drum, mereka mengambil tempat di Beesound Studio, studio dibilangan Condet yang sudah banyak mencetak band band metal, seperti Hellcrust, Abolish Conception, Tengkorak dan banyak lainnya. Untuk take bass, mereka mengambil tempat di Studio 59, studio dibilangan Cijantung yang juga sudah banyak mencetak band band metal, seperti Melody Maker, Innerbeauty dan banyak lainnya. Sementara untuk vokal dikerjakan di Studio 4 SAE Jakarta dan gitar dikerjakan di Thanatorium Studio Tangerang. Dengan memakan waktu sekitar 1 tahun lebih mereka mematangkan akan merilis debut album tersebut pada tahun ini. Dengan memodalkan 8 lagu, mereka akan mewarnai belantika musik metal Indonesia, kita tunggu saja kapan debut album mereka akan rilis, yeah!


Senin, 04 Maret 2013

KTU | Memperkenalkan Obscene Extreme World Tour


Semenjak kelahiran nya di tahun 1999, sudah lebih dari 500 band yang bermain di Festival Obscene Extreme yg datang dari berbagai macam penjuru dunia, dengan membawa pasukan penggemar berat musik extreme dari berbagai macam penjuru Eropa dan berbasis di Republik Ceko. Apa yg membawa para penggemar ke Obscene Extreme melebihi seleksi silang dari band baru dan lama dari genre underground Grindcore , Crust , Punk , Death Metal , Thrash Metal , Hardcore dan segala nya diantara genre tersebut, tapi dengan atmosfir yg menakjubkan, Etika asli DIY ( Do It Yourself) dan semangat dari komunitas. Tidak masalah dari mana kalian berasal atau siapapun kalian, semua orang sama ketika mereka sudah di dalam PIt! Setelah lebih dari se dekade banyak orang telah melakukan perjalanan dr berbagai macam penjuru dunia , menyetir kendaraan melewati benua dan tidur di bandara , stasiun kereta api untuk bisa datang ke Obscene Extreme, dan sekarang Obscene Extreme yang akan mendatangi kalian - bergulir ke Mexico , Indonesia dan Australia untuk menjadi United Nations of Grind. 
5 alasan Obscene Extreme World Tour yg akan memukau:
1.Gerakan Underground yg JujurObscene Extreme adalah salah satu festival dengan gerakan underground yang jujur, yang menyatukan band2 besar dan kecil dari berbagai macam genre.
2.Vegan-FriendlyMaupun kalian adalah Vegan atau bukan, percaya atau dipraktekan, kalian selalu disambut di Obscene Extreme.
3.Tiket yang terjangkauTidak ada booking agent yg besar atau sponsor minuman energy dan perusahaan rokok, Obscene Extreme bisa terjangkau utk semua orang.
4.Tidak ada aturan, tidak ada keamananStage Diving , Naik ke panggung , Moshpit , Wall of Death dan lain2 sangat diperbolehkan. Kita memperlakukan kalian sebagai teman dan tidak akan menghentikan kalian untuk berhenti untuk bersenang-senang.
5.Karnival GrindcorePake Topeng Gas , Kostum dan apapun yang kalian mau. Obscene Extreme lebih dari sekedar Festival, Ini adalah PESTA!

Selamat datang di keluarga Obscene Extreme!

Obscene Extreme America 2013
29.-30. March 2013
Mexico city - venue tba
MEXICO
www.obsceneextreme.cz/america

Obscene Extreme Asia 2013
6. April, 2013
Jakarta - venue tba
INDONESIA
www.obsceneextreme.cz/asia

Obscene Extreme Australia 2013
12.-13. April, 2013
Melbourne - venue tba
AUSTRALIA
www.obsceneextreme.cz/australia

Obscene Extreme 2013
3.-7. July, 2013
Trutnov - Battlefield
CZECH republic
www.obsceneextreme.cz


KTU | THE BIGGEST METAL FESTIVAL IN SOUTHEAST ASIA IS BACK!



HAMMERSONIC, Jakarta International Metal Festival kembali dikonfirmasi ditahun kedua, lebih megah dengan waktu pelaksanaan selama 2 hari pada tanggal 27 - 28 April 2013. Tahun ini, Hammersonic Festival memastikan venue baru dimana tahun sebelumnya digelar di Lapangan D Senayan Jakarta dan berhasil dipadati kurang lebih 25.000 pengunjung. Tahun ini dengan prediksi lebih, mereka memastikan venue lebih besar, lebih nyaman, dan lebih mendukung segala bentuk yang diinginkan festival ini. Ecopark Ancol, venue dengan basis aktivitas yang berkawasan hijau dengan luas kurang lebih 34 hektar yang terletak di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara ini sangat tepat untuk Hammersonic Festival 2013. Begitu juga dari sisi line-up internasionalnya yang begitu penting di festival ini, dimana tahun sebelumnya berhasil menghadirkan Nile (USA), Suffocation (USA), Psycroptic (Aust.), D.R.I (USA), dan puluhan band metal yang tersebar internasional dan lokal. Sebelumnya tersebar harapan yang dinginkan para metal head di Indonesia pada khususnya. Nama-nama besar seperti Cradle of Filth (UK), Obituary (USA), Cannibal Corpse (USA), Epica (Ned), As I Lay Dying (USA), Dying Fetus (USA), Lock Up (UK), Destruction (Ger), Hour of Penance (It.), Putrid Pile (USA), Dyscarnate (UK), Saturnian (UK), Gorod (Fra.), Voyager (Aust.), Whoretopsy (Aust.), Inanimacy (Aust.), Sensory Amusia (Aust.), The Amenta (Aus), Advent Sorrow (Aust.), Ouroboros (Aust.) dan band lokal Indonesia diantaranya Power Metal, Sucker Head, Burgerkill, Seringai, Dead Vertical, Kapital, Unremains, Rezume, Hellcrust telah dipastikan kehadirannya. Ditambah puluhan band internasional dan lokal lainnya yang akan di konfirmasi ikut mengisi meriahnya Hammersonic 2013. Perangkat fasilitas pendukung lainnya, juga tidak kalah menarik; VIP Lounge untuk meet and greet bersama band, merchandise dan clothing show case, food and beverage hingga activation dan games tersedia selama festival berjalan. Besarnya antusias terhadap Hammersonic 2013, mereka bahkan menyediakan ticket early bird selama satu minggu pada tanggal 4 - 10 Februari 2013 melalui online di website resmi hammersonic.com. Tiket Pre-sale selanjutnya dijual pada tanggal 11 Februari hingga 30 Maret 2013 dan Normal Sale pada tanggal 1 hingga 28 April 2013 melalui online dan offline di tiketbox terpilih yang tersebar hampir di semua kota di Indonesia. Informasi harga tiket, ticketbox beserta tata cara, syarat dan ketentuan bisa dilihat lebih detail lagi di website resmi mereka, hammersonic.com


KTU | Comeback Kid Kembali Menggelar Tournya di Indonesia



Band hardcore asal Kanada, Comeback Kid akan kembali menggelar tournya di Indonesia, setelah mereka pertama kali tampil di Jakarta pada tahun 2008 lalu. Kali ini band yang terbentuk sejak tahun 2002 tersebut akan menggelar konser di dua kota di Indonesia yaitu pada 23 Januari di Hardrock Cafe, Kuta, Bali dan sehari kemudian di GOR Bikasoga, Bandung. Paska kepergian vokalis lama mereka, Scott Wade pada tahun 2006 lalu dan digantikan oleh Andrew Neufeld, CBK merubah format musiknya menjadi hardcore yang lebih berat dan melodis. “Kami ingin menjaga intensitas dari band yang lain dan band yang kami pandang saat itu, tapi kami juga mengambil pengaruh dari skena skate punk tahun 90an dan band-band dengan aksi melodis yang lain. Kami ingin musik kami menjadi lebih berat, tapi dengan vokal yang menggabungkan lebih banyak melodi dibandingkan dengan apa yang ada dalam hardcore tradisional. Tapi, tetap saja saya tidak tahu kapan kami bisa melangkah lebih jauh dengan hal ini sekarang.” Ujar Andrew Neufeld mengenai musik mereka saat ini. Mengenai harga tiket, Holdingtrue selaku promotor membandrolnya dengan harga 150 ribu rupiah (presale) dan 200 ribu rupiah (presale+t-shirt). Comeback Kid yang saat ini beranggotakan Andrew Neufeld (vokal), Jeremy Hiebert (gitar), Matt Keil (bass), Kyle Profeta (drums) dan Stu Ross (rhythm gitar) ini telah menelurkan lima album dan satu EP. Album teranyar mereka Symptoms + Cures dirilis oleh Victory Records tahun 2010 lalu.


KTU | Soulfly Akan Tampil Di Jakarta Tanggal 21 Oktober


Berselang 9 hari setelah konser Cannibal Corpse, band metal legendaris dunia lagi-lagi datang ke Indonesia. Pertama kali dalam sejarah, Soulfly, band metal bentukan eks pentolan Sepultura, Max Cavalera yang berbasis di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat dipastikan akan konser di Jakarta, pada 21 Oktober di Lapangan D Senayan. Sejak didirikan pada tahun 1997, Soulfly telah merilis 8 album yaitu, ‘Soulfly’ (1998), ‘Primitive’ (2000), ‘3’ (2002), ‘Prophecy’ (2004), ‘Dark Ages’ (2005), ‘Conquer’ (2008), ‘Omen’ (2010) dan album terakhir, ‘Enslaved’ (2012). Kedatangan vokalis dan gitaris Max Cavalera, gitaris Marc Rizzo, bassist Tony Campos, serta drummer David Kinkade ke Jakarta sekaligus mempromosikan album terbaru, Enslaved, yang baru dirilis pada pertengahan Maret 2012 lalu. Sebuah kepercayaan dan kebanggaan Revision Live bersama Variant Entertainment bisa mendatangkan band sekelas Soulfly. Tidak hanya itu, Revision Live dan Variant Entertainment juga mengundang Unearth, band metalcore asal Winthrop, Massachusetts, Amerika Serikat, ikut akan membuka konser Soulfly. Seperti yang kita tau, Unearth telah berdiri sejak 1998 dan sudah merilis lima album studio. Ini kali pertama kedatangan mereka juga ke Indonesia. Selain itu, salah satu band metal senior di lini lokal, Suckerhead juga dipastikan akan mengambil perhatian di event ini. Penjualan tiket sudah dibuka dari 2 bulan lalu, tidak hanya via online tapi juga tersedia offline yang tiketboxnya menjangkau hampir semua kota besar di Indonesia. Tiket earlybird di bulan Agustus kemarin, seharga Rp. 250.000,- telah terjual habis dan saat tiket presale selama bulan September, seharga Rp. 300.000,- telah terjual hingga kurang lebih 1.000. Mulai Oktober, tiket tiket normal akan berlaku seharga Rp. 350.000, harga yang masih tetap terjangkau untuk event konser 3 band metal yang sayang untuk dilewatkan. Konser spketakuler Soulfly ini didukung penuh oleh para sponsor dan media partner: Hingarbingar Music Merchandise, Trax FM Jakarta, OZ FM Jakarta, KIS FM Jakarta, Rolling Stone Magazine Indonesia, Hai Magazine, Trax Magazine, Gitar Plus, Karisma, Provoke, SoundUp, Gigsplay, Indonesia Concerts, Daily Concerts, Xtreme Zine, Acara-Acara, Music For Life.


KTU | Cannibal Corpse Akan Tampil Di Jakarta Tanggal 12 Oktober



Belum hilang kesan Hammersonic Festival di bulan April kemarin, Revision Live yang aktif menggelar pertunjukan music rock/metal kembali akan mendatangkan band metal legendaris. Sebelumnya sebagian metalhead sudah pada tahu, apalagi yang datang ke Hammersonic Festival, menjelang show headliners Suffocation dan Nile, Revision Live sebagai promotor, sempat memberikan bocoran berupa video teaser dari Cannibal Corpse, semacam clue kedatangan mereka ke Indonesia. Tidak berasa, hari yang ditunggu akan tiba, sesua janji, Cannibal Corpse dipastikan akan menggelar konser di Jakarta pada 12 Oktober di Parkir Timur Senayan. Cannibal Corpse, metalhead mana yang tidak kenal band legendaris death metal dari Buffalo, New York, Amerika ini? Dibentuk pada tahun 1988, band ini telah merilis 12 album studio, 1 boxet, dan 1 album live. Dari awal mereka punya pengaruh besar sejak merilis album ‘Butchered at Birth’ (1991) dan ‘Tomb of the Mutilated’ (1992) dan menjadikan album death metal terlaris di Amerika Serikat bahkan di dunia. Album terakhir, ‘Torture’ yang baru saja rilis Maret 2012 kemarin, tetap membuktikan yang terbaik dengan musik death metal begitu megah. Indonesia adalah salah satu fanbase terbesar Cannibal Corpse. Revision Live tidak hanya menjawab keinginan Cannibal Corpse ke Indonesia, tapi juga menjawab keinginan para fans dan metalhead lainnya. Kedatangan vokalis George “Corpsegrinder” Fisher, gitaris Patrick O’Brien dan Rob Barrett, bassist Alex Webster, serta drummer Paul Mazurkiewicz yang baru saja sukses merilis album 'Torture' dan perjalanan ‘Slaughter Tour’, selanjutnya akan menggelar show pertama di Jakarta, sekaligus mempromosikan album terbaru mereka. Hingga saat ini antusias besar telah terlihat, penjualan tiket tersebar dari 2 bulan lalu, tidak hanya via online tapi juga tersedia offline yang tiketboxnya menjangkau hampir semua kota besar di Indonesia. Tiket earlybird di bulan Agustus kemarin, seharga Rp. 150.000,- telah terjual habis dan saat tiket presale selama bulan September, seharga Rp. 200.000,- telah terjual setengah dari target pengunjung. Mulai Oktober, tiket tiket normal akan berlaku seharga Rp. 250.000, harga yang masih tetap terjangkau untuk event berkelas dengan band berkualitas. Konser Cannibal Corpse pertama kali di Jakarta ini didukung penuh oleh para sponsor dan media partner: Hingarbingar Music Merchandise, Trax FM Jakarta, OZ FM Jakarta, KIS FM Jakarta, Rolling Stone Magazine Indonesia, Hai Magazine, Trax Magazine, Gitar Plus, Karisma, Provoke, SoundUp, Gigsplay, Indonesia Concerts, Daily Concerts, Xtreme Zine, Acara-Acara, Music For Life.


KTU | Sidjil Telah Merilis Album Pertamanya



Sidjil yang di ambil dari bahasa Arab yang memiliki arti batu panas, memiliki makna tersendiri yakni sebagai semangat untuk melawan keputus asaan dari ketidak selarasan band sebelumnya.sebagai pendatang baru di scene metal yang terbentuk pada pertengahan tahun 2011, tepat nya pada 5 mei yang di motori oleh Ivan dan Arr. Dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun setelah terbentuk, mereka masuk studio untuk merekam materi-materi dan proses-proses lainnya.setelah proses panjang, dalam debut E.P album ''Manusia Senyawa Tanah'' ini Sidjil merilis 4 track, sebagai langkah awal mereka memasuki scene yang 'terhormat' ini. Proses rekaman, mixing dan mastering di lakukan di Red Studio (Bandung) di tangani oleh saudara, Indra Adhikusuma.seluruh proses dalam debut E.P ''Manusia Senyawa Tanah'' ini berhasil di garap tanpa adanya seorang produser. Mereka harap semoga ini terus berlanjut dan tidak hanya sampai disini.support musisi-musisi dan band local!


KTU | Sajian Dari Dua Band Oldschool Death Metal Bandung



Karnivora Production meluncurkan split album Disinfected dan Motor Death yang di distribusikan melalui Extreme Souls Production. Split album ini berisi 8 materi lagu dengan genre death metal, dengan karakter khas masing-masing band. Materi-materi lagu dengan lirik sarkasme dan satir tentang fenomena yang terjadi di Indonesia dalam tempo cepat dan paduan groove death metal yang variatif adalah menu yang di tampilan pada split album ini. Sampul album digarap oleh salah satu illustrator terbaik Indonesia Gustav Insuffer. Mengangkat tema sistem dan tatanan nilai Nusantara yang telah rusak oleh sekelompok orang yang destruktif secara pemikiran dan tindakan dalam simbol anjing dan babi. Tanda dan petanda Majapahit sebagai esensi wilayah Nusantara secara yuridis di tampilkan sebagai sisa-sisa kemegahan dan benteng yang telah dibangun oleh nenek moyang terdahulu. Album ini adalah momentum kembalinya Adyth sebagai pendiri Disinfected dan penulis lagu utama yang vakum setelah era album Melted pada tahun 2000. Dalam materi split album ini Disinfected mengajak Addy Gembel vokalis Forgotten untuk mengisi vokal pada lagu Urban Zombie dan Terrance Gobbs vokalis Rottenomicon pada lagu Sound Bitter. Sound Bitter adalah lagu daur ulang dari band legendaris asal kota Malang Rotten Corpse yang di gawangi salah satunya Adyth dan Terrance Gobbs. Bagi Motor Death split album ini adalah momentum kembalinya Ratno untuk kembali mengambil posisi bass & vokal seperti awal berdirinya band. Album terakhir Motor Death posisi vokal di isi Yadi Behom. Disinfected dan Motor Death adalah salah satu pelopor di underground scene metal scene Bandung sejak era 90-an. Split album ini adalah karya terbaru dari kedua band setelah vakum hampir lebih dari 6 tahun sejak terakhir merilis album maupun single. Untuk mendapatkan album ini dapat langsung membeli di distro-distro yang menjalin hubungan dengan Extreme Souls Production.


KTU | ROTOR Is Back!



Metalhead mana di Indonesia ini yang tak kenal Rotor ? Berangkat dari sempalan grup Sucker Head di awal decade 90-an, band trhash metal local yang pertama kali rekaman ini makin meroket namanya setelah sukses menjadi supporting act konser supergrup Metallica selama dua hari berturut-turut di stadion Lebak Bulus, Jakarta. Rotor sempat lama mengadu nasib di negeri Paman Sam, namun frustasi ketika tahu mesti bersaing dengan 40.000 band metal serupa yag juga tengah berburu kontrak rekaman di sana.

Selama delapan tahun karier musiknya, Rotor menelorkan empat album di tiga major label berbeda : AIRO, Hemagita dan Warner Music Indonesia. Sebelum resmi bubar, basis Rotor (Judapran) tutup usia karena over dosis karena obat bius. Belakangan, mantan vokalis mereka (Jodie, vokalis Getah dan mantan Suami dari artis Ayu Ashari .ed) yang kharismatik juga meninggal dunia. Tersisa kini tinggal sang pendiri sekaligus gitaris Rotor, M. Irvan Sembiring, yang telah menggantungkan gitar untuk selamanya dan menekuni lembaran hidupnya yang baru sebagai seorang pendakwah! “kalaupun ada yang berani modalin, Rotor nggak bakal reuni sampai kapan pun juga” tegas Irvan.

Sejarah berdirinya Rotor memang nggak bisa dilepaskan dari nama besar Sucker Head. Band thrash metal pionir yang dibentuk akhir era 80-an tersbut awalnya memang rumah bagi gitaris Irvan Sembiring. Diakhir tahun 1990 setelah konser di Kresikars (pentas seni SMA 82) ia hengkang dari Sucker Head untuk membentuk Rotor bersama Seto (gitar), Didik (bas) dan Bakkar Bufthaim (dram). Didik dan Bakkar sebelumnya merupakan personel One Feel Band yang juga merupakan nama sebuah studio ngetop di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan. Menurut Irvan yang ngasih nama Rotor waktu itu adalah Seto. “Biar kesannya musik Rotor itu cepat kayak baling-baling pesawat”. Hengkangnya Irvan dari Sucker Head sempat menjadi buah bibir di kalangan anak metal (catat : istilah underground dulu belum popular) ibukota saat itu. Namun ia menyanggah kalau dirinya cabut karena terlibat friksi dengan personel yang lain “Gue cabut dari Sucker Head karena pingin menggeber musik metal yang lebih ngebut dan ekstrem, sementara Nano (gitaris kedua Sucker Head) cendrung terpengaruh Iron Maiden, lebih heavy metal”. Ujar cowok kelahiran Surabaya, 2 maret 1970 ini buka kartu. Walau dibentuk di Jakarta namun panggung debut Rotor justru terjadi di Taman Topi, Bogor, dalam pergelaran rock yang digeber oleh sebuah radio swasta disana, kuartet thrasher ini menggung bareng sejawat metal di Jakarta, diantaranya Atomic dan Allen Scream. Kala itu mereka masih mengusung repertoar milik Sepultura. “Sepultura-nya di album Schizophrenia”, kenang Irvan. Tepat setelah manggung pertama, dua orang personel Rotor mengundurkan diri dari band. Seto masuk menjadi gitaris Sucker Head dan Didik bergabung menjadi bas Roxx. “Seto Cuma sempat lima kali manggung bareng Sucker Head untuk menjadi band pembuka konser Slank, setelah itu dia cabut juga disana.” Sampai sini, Rotor yang tinggal dihuni dua personel itu kemudian untuk yang kedua kalinya manggung di kampus “Metal” milik pujanggawan Sutan Takdir Alisjahbana yang terletak di bilangan Pejaten; Universitas Nasional. “Ketua panitia acaranya saat itu si Ucok Batara (mantan vokalis Edane)”. Sayang, Irvan lupa siapa yang bermain bas di Rotor pada waktu itu. Pertama ia bilang Judapran (mantan basis band epigon GN’R, Razzle) namun kemudian segera diralatnya “Kalo nggak salah pemain basnya Ucok ‘Ngantuk’. Tapi dia nggak tahu lagunya Rotor, Cuma asal main saja. Pokonya panteng di kord E terus, pasti masuk. Thrash metalkan kebanyakan kordnya disitu aja. Uniknya, ketika hal ini dikonfirmasi langsung kepada Ucok ‘Ngantuk’ keesokan harinya, gitaris yang sekarang bermain di Brain The Machine ini membantah “Gue memang pernah ikut audisi sebagai basis Rotor. Itu juga di studio, bareng kandidat lain, tapi nggak pernah manggung dengan Rotor.”

Singkat kata, setelah Juparan resmi bergabung dengan rotor, trio ini lantas menggarap demo tape dengan system rekaman live si studio One Feel. Jangan byangkan demonya keren kayak zaman sekarang. Demo tape Rotor itu masih tradisional banget “Cuma dua track, left-right, isinya gitar dan dram doing, nggak ada vocalnya.” Bermodalkan kaset demo “primitife” itulah Irvan nekad menawarkan konsep musik merkea ke label-label rekaman besar yang ada di ibukota dan ternyata… gagal!! Nggak satupun label tertarik untuk mengontrak band dengan musik se-ekstrem Rotor pada waktu itu. Kredo bagi anak metal adalah pantang frustasi! Semboyan ini amat dipercaya oleh Irvan yang memang ia akui sendiri punya watak keras dan ambisius. Tak lama setelah “penolakan-penolakan” tadi, Irvanyang supel ini bertemu dengan Pay Siburian (waktu itu masih gitaris Slank) dan vokalis rock (almarhum) Andy Liani. Pergaulannya dengan para rock star local itu tentu dengan harapan bias mengenjot nama Rotor ke level selanjutnya ”waktu itu anak-anak lain kayak Armand maulana, Thomas, Baron(Gigi), Anang dan Kidnap Katrina masih ‘gembel. Yang udah jadi superstar suma Slank doing. Anang sendiri dulu belum pacaran sama Krisdayanti, baru didemenin aja.” Kenang Irvan sembali tersenyum. Proses bergaulnya Irvan dengan rocker-rocker old skool ibukota tadi cukuo gila-gilaan. Ia mengatakan, “zaman dulu kalau udah nongkrong, bisa dua minggu lamanya gue baru pulang kerumah. Bawa gitar dan ampli kecil gue hidup nomaden dari satu studio kestudio lainnya. Ngikutin Pay sama anak-anak aja, misalnya hari ini garap Anggun (C. Sasmi) dan Anang di Studio Triple-M, besoknya Ita Purnamasari di studio JK di Pluit, gitu terus.”



Berkat jasa Pay, di awal 1992 Irvan ditemani Andy Liani lantas bertemu Seno Adjie, bos label rekaman AIRO. Di depan adik kandung maesenas Setiawan Djody itu Irvan itu Irvan cuek saja menyetel demo tape primitif tadi. Seketika juga Seno binggung pas tahu demo tape itu masih instrument dan nggak ada vocalnya. “Gimana mau nilainya, nih?” kata Irvan menirukan ucapan Seno. “Ya udah (kasetnya) di rewind aja,” balas Irvan enteng. Walhasil , begitu tape dimainkan dan musik berkumandang, “bernyanyilah” Irvan secara live di depan calon produser Rotor tersebut. “Gue teriak-teriak kayak orang gila di dalam ruangan dia. Mas Seno Cuma benggong dan geleng-geleng kepala, sementara Ali Akbar dan Andy Liani pada ketawa-tawa.” Kenang Irvan bangga. Kebetulan, nggak lama kemudian Setiawan Djody mengundang banf thrash metal Brasil, Sepultura untuk menggelar konser di Jakarta dan Surabaya. Mendengar pahlawan metal pujaannya bakal dating, Irvan langsung saja menyatroni raja tanker itu di kantornya untuk mendaftarkan Rotor sebagai supporting act Sepultura, menurut Djody, Irvan CS kalah cepat dengan Eet Syaranie dan Ecky Lamoah dari Edane, “Kalau kamu datangnya sebulan yang lalu aja, pasti bias. Tapi sekarang kita udah teken kontrak sama Edane,” tukas Irvan menirukan ucapan Djody.

Sukses membuka konser Metallica di stadion Lebak Bulus, Rotor keesokan harinya diundang untuk ikut dalam farewell party yang diselenggarakan di Hard Rock Café Jakarta. Sempat terjadi “insiden” kecil antara Irvan dengan Kirk Hammet wktu itu. Ceritanya begini, ketikaa nongkrong di satu meja, gitaris Metallica yang berambut kriwil iru menawarkan makanan kepada Irva. Dasar orang melayu, Irvan menolak dengan haluis tawaran Hammet tesebut. Melihat tawarannya ditolak, kontan saja Hammet marah dan meninggalkan meja makan. “Dia salah interprestasi. Kebiasaan orang Indonesia kan kalo ditawarin sesuatu pasti nggak langsung diterima, rada sungkan gitu, belakangan baru deh disabet hehehehe…,” kata Irvan terkekeh.

Babak baru perjalanan sebuah band thrash metal local bernama ROTOR dilanjutkan dengan hijrahnya Irva, Jodie dan Judha ke Los Angeles, Amrik. Di Kota yang terkenal ke seluruh dunia sebagai salah satu episentrum industri musik rock dunia mereka coba mengadu nasib dengan harapan bisa mengikuti jejak Sepultura, band Brasil yang sukses menembus Amrik. Saat itu tinggal Reeve saja yang masih stay di Indonesia “Dia baru belakangan nyusul kita ke Amrik.” Reeve ternyata nggak nyangka kalo orang Indonesia itu ramah-ramah, apalagi cewek-ceweknya. Selama besar di Amrik dia kan selsalu berhadapan dengan bule-bule yang angkuh. Dramer Rotor itu sebenarnya sempat mampir ke Los Angeles menemui personel yang lain, namun ia cuma bertahan dua hari saja dan setelah itu malah kembali ke tanah air. Menurut Irvan, itulah pertemuannya yang terakhir dengan Reeve karena setelah itu ia mengaku nggak pernah bertemu apalagi melakukan kontak dengan Reeve. Akhirnya Irvan kemudian mengambil kesepakatan bersama para personel yang lain untuk mencari pengganti Reeve. Episode selanjutnya, bertemulah Rotor dengan Rudy Soedjarwo, seorang musisi serba bisa yang juga anak mantan Kapolri yang tengah kuliah bisnis manajemen di sebuah perguruan tinggi di sana. Rudy yang kini ngetop menjadi sutradara film “Ada Apa Dengan Cinta” inilah yang kemudian menjadi Dramer Rotor. Irvan mengakui bahwa hidup sebagai seorang musisi pendatang di Amrik adalah sebuah tantangan yang amat berat. Menurut suami Indah (mantan gitaris band metal cewek Joystick) orang Amrik itu tergolong super cuek “Mereka nggak perduli ada yang salah dengan cara ngebandnya,” ujar Irvan seraya menambahkan bahwa mencari popularitas bagi band di Indonesia jauh lebih mudah dibandingkan di luar negeri. “Pesaingnya ketat banget di sana. Bayangin aja, band metal yang punya musik sama dengan Rotor dan lagi mencari kontrak rekaman jumlahnya ada 40.000-an band waktu itu.”

Ketika berada di Amrik, Rotor juga hanya beberapa kali saja manggung di sana dan itu pun masih di lingkungan komunitas orang Indonesia juga. “Nggak gampang mendapat job manggung kalo band nggak punya agency di Amrik,” ujar Irvan menceritakan pengalamanya. Melihat kondisi yang nggak begitu bersahabat dengan musisi pendatang ini Irvan mengaku tetap mencoba bertahan demi memujudkan impiannya bisa membus Amerika!. Agar bisa bertahan hidup dalam jangka panjang di Amrik, Irvan mengaku tergolong paling hemat diantara personel2x yang lain. “anak-anak yang lain sering banget keluyuran dari satu pub malam ke pub malam yang lain, termasuk nongkrong di pub Rainbow yang sering didatengin artis-artis bokep kayak Joe Rivera, Ron Jeremy sampai Savannah,” seru Irvan seraya menambahkan kalau dirinya lebih memilih untuk membuat lagu baru di studio milik Rudy dibandingkan nongkrong2x di Pub yang banyak mengeluarkan biaya. Selain rajin mengirim 200 promo tape album Behind The 8th ke berbagai label rakaman-label rekaman yang ada di Amrik, Irvan juga intensif mamantau perkembangan musik di sana dari berbagai majalah-majalah musik atau jika ada waktu lengang meluangkan waktu menonton konser band-band metal local di pub. Ia menambahkan bahwa sebenarnya ada 3 label rekaman independent di sana yang tertarik untuk merilis ulang album debut Rotor tersebut. “Kesalahan kita justru karena portfolio mencantumkan pernah membuka Metallica berarti kita sudah dikontak oleh label besar di Indonesia,” ujarnya rada menyesali. “Mereka bersedia mengontrak kita asal ada surat keterangan dari AIRO bahwa label mereka hanya beroperasi di Terotori Indonesia saja dan bukan seluruh dunia. Sayangnya, pas kita kontak ke tanah air, pihak, AIRO terkesan nggak suportif merespon hal ini. “walhasil, amblaslah impian Rotor untuk bias teken kontrak dengan label rekaman Amrik.

“Sebenarnya Cuma ada kemungkinan yang bakal terjadi untuk musisi pendatang yang pengin mengadu nasib di Amrik. Semakin terpacu semangatnya atau malah frustasi karena melihat begitu ketatnya persaingan disana, “koar Irvan lagi. Sayangnya, justru hal yang kedua lah yang terjadi pada Rotor. Menepisnya kondisi keuangan dan mental yang telah patah arang membuat masing-masing personel Rotor kemudian membanting stir untuk bias bertahan hidup di negeri orang dengan cara mereka masing-masing. “Jodie pergi ke San Fracisco sementara Judha berangkat ke Alabama untuk bekerja di pabrik pengolahan ayam. Gue sendiri saja yang masih bertahan di Los Angeles. Rotor kembali ke tanah air dengan tangan hampa. Jodie memutuskan cabut dari Rotor dan membentuk band baru, Getah. Rotor sempat merilis tiga buah album dengan arah musik yang berbeda, sebelum akhirnya pemain bas mereka, Judhapran, meninggal dunia karena ketergantungan obat bius.

KEMBALINYA ROTOR TAHUN 2012 !!



Ternyata beberapa Pernyataan Irvan Sebelumnya yang tidak ingin kembali dengan Rotor pun melunak !, Permintaan beberapa Fans dan Teman dekat mereka yang menginginkan Rotor untuk Kembali lagi dikancah musik memang sudah mencapai Titik Puncak, Informasi resmi kapan masih belum diperoleh, namun di akun Fans page Facebook http://www.facebook.com/pages/ROTOR-Indonesia/236643653022201 Rotor pun memajang Photo band baru tanggal 3 Juli 2012 yang menampilkan Formasi Irvan Sembiring ( Guitars ), Ungki Blvs ( Vokal ) dan dan Ucok " ngantuk " Tampubolon, dan beberapa saat kemudian Formasi dilengkapi dengan masuknya kembali Bakkar Bufthaim ( Drums ) dan Daeng Oktav ( Bass ), sebagai Bukti Eksistensi kembalinya Rotor, track baru " Infidels - Divine Support - The Flame " direkam dan disertakan dalam album kompilasi Multigenre" BORN TO FIGHT " yang dirilis oleh Burepublic Records dalam format Double CD pada akhir bulan Mei 2012 kemaren menampilkan 24 Band dari Genre thrash metal, power metal, progressive metal, gothic metal, nu metal, progressive rock, hard rock, punk, blues, etc selain Rotor ada band Imanissimo, KJP, Gelap, Divine, Attilion, In Memoriam, Lord Symphony, Ballerina, F.O.D, Bur Deni 'n Daniel, Pendulum, Mahir & The Alligators, Bad Stereo, Spolenk, Stupidnation, Masbur Blegug, Blitzkrieg. NG, Malapetaka, Van Java, Dear Heidy, Joni Kemon, dan Redshine. dan khabar selentingan dari Page Facebook ini, dijadwalkan Rotor sedang mengerjakan materi baru yang kemungkinan akan dilepas pada Agustus - September 2012 dan kembali menjajah beberapa panggung lagi. dan semoga ini menjadi kenyataan Mimpi untuk semua Rotor Fans yang merindukan mereka bisa beraksi lagi diatas panggung. dan mengobati sebagian Kerinduan Fans, Morbid Noise Production siap merilis Merchandise Rotor berupa T-Shirt " Nuclear Is The Solution ? "

VIVA ROTOR !!!


KTU | Creed Siap Gelar Tour di 4 Kota Indonesia


Band post-grunge asal Florida, Creed siap menghibur penggemarnya di tanah air. Tidak tanggung-tanggung, band yang dipimpin oleh Scott Stapp ini akan manggung di 4 kota Indonesia. Dimulai di Grand City Surabaya (31 Oktober), kemudian lanjut ke Gandaria City, Jakarta (3 November), Trans Studio Makassar (6 November) dan Dyandra Santika Medan (8 November). Creed tampil ke Indonesia untuk meramaikan event Guiness Arthur’s Day. Tahun lalu, acara ini membawa MR. BIG untuk menghibur penggemar musik rock di 4 kota besar Indonesia. Ini adalah konser perdana pelantun ‘My Sacrifice’ ini di Indonesia. Tentunya konser ini sangat dinantikan para penggemar Creed tanah air.  Empat kota besar tersebut sengaja dipilh promotor karena dianggap memiliki animo yang paling besar. (alvinbahar)


KTU | Soulfly dan Unearth Akan Tampil Di Jakarta



Soulfly, band metal bentukan eks pentolan Sepultura, Max Cavalera, dan band metalcore asal Massachusetts, Unearth siap mengguncang ibu kota. Hal ini disampaikan langsung melalui Twitter Revision Live di @RevisionLive. “We Proudly Announce Soulfly live in Concert 21 Oct 2012 ,Opening act by Unearth - Lapangan D senayan. cc @RavelJunardy @triadinr #soulflyjkt”. Adalah Revision Live, promotor dibelakang Hammersonic yang berhasil membawa Max Cavalera dkk kemari. Promotor yang juga siap membawa pionir death metal Cannibal Corpse ini akan segera memberi detil lengkap harga tiket konser ini.Sebelumnya, Max Cavalera juga pernah tampil di Indonesia pada 1992 lalu. Saat itu ia masih tergabung di Sepultura. Are you ready metalheads? (alvinbahar)


KTU | Lucretia Siap Merilis Debut Albumnya Di Bulan Agustus



Lucretia, salah satu band Thrash Metal asal Jakarta yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terbentuk Juni 2009, terbilang baru namun personilnya bukan orang orang baru di dunia musik. Diawali dengan mengcover lagu-lagu oldskul Thrash Metal seperti Megadeth, Antrhax, Testament dan Cocophony. Mengusung Thrash Metal dengan lirik lagu dari berbagai tema dan kritik sosial sampai sejarah ada di lagu-lagu Lucretia. Berkekuatan 2 shredder Lucretia dikenal sebagai "Band Gitar" Thrash Metal yang ditampilkan menjadi berbeda karena meski tetap dengan segala agresifnya, harmonisasi 2 gitar yang dominan menjadikan musiknya lebih cantik, indah dan liar. Nino yang pernah menjadi gitaris terbaik sebuah event 2 mingguan sebuah radio di tahun 1994 dan akhirnya dikontrak oleh radio tersebut untuk roadshownya maupun sebagai homebandnya. Oki, sewaktu liburan pernah mendapatkan tips "picking" langsung dari Paul Gilbertnya Mr. Big sehingga selalu menempatkan 1 lagu instrumental di setiap opening gigsnya, baik itu covering dari Cocophony sampai 1 lagu neoklasik mereka sendiri, "A Minor Etitude". Bermula dengan event-event rock "Blackhole", Lucretia adalah band metal yang pernah dikontrak oleh Gudang Garam Nobar Liga Inggris selama 3 bulan, sebagai representative dari olahraga bola, menghibur pemirsa dari cafe ke cafe di Jabodetabek. Lucretia merilis EP pertama nya diawal tahun 2010 dengan title "Queen of Sorrow" yang berisikan 3 lagu. Diawal tahun 2012 mereka juga terlibat di album "Konspirasi Thrash". Dengan formasi beberapa kali berubah, sekarang beranggotakan Nino pada vokal dan gitar, Oki pada gitar, Imam pada drum dan Pima (Ex Toxic) pada bass. Dengan formasi ini mereka sudah berada diposisi formasi tersolidnya. Lucretia pun siap menggempur scene musik Indonesia dengan full albumnya yang bulan Agustus 2012 ini akan dirilis oleh Off The Records dan akan didistribusikan secara nasional di toko-toko CD/Distro diseluruh Indonesia. 


KTU | Setelah ke Kanada, Navicula Berpeluang Rekaman di USA



Dua kabar bagus dari veteran grunge asal Bali, Navicula. Setelah memenangkan kompetisi Planetrox untuk main di Quebec, Kanada, awal September nanti, Navicula berkesempatan untuk terbang ke Los Angeles (L.A.), Amerika Serikat.Band yang dijuluki Green Grungen Gentlemen ini masuk sebagai salah satu dari 10 finalis kompetisi RØDE Rocks yang harus bertarung lewat voting online untuk memerebutkan tiket ke L.A. Sampai berita ini diturunkan Navicula masih memimpin perolehan voting, melampaui sekitar 600 votes dari saingan terdekatnya.Kompetisi ini dibuat oleh RØDE, produsen microphone asal Australia. Syaratnya, band membuat video musik yang memuat gambar mic RØDE pada klip. “Kebetulan sekali waktu recording Metropolutan, Navicula memakai mic RØDE dan proses recording itu direkam dengan video oleh produser album ke-7 Navicula, Alan Abbott. Jadi kami tidak khusus membuat video untuk mengikuti kompetisi. Ini kebetulan yang sangat menyenangkan buat Navicula,” kata vokalis Navicula, Gede Robi Supriyanto.Meski hanya disunting dari potongan gambar proses recording, video Metropolutan dipuji oleh mantan drummer Guns N’ Roses, Matt Sorum, yang menjadi salah satu juri kompetisi. “Killer, great riff! I dig the realness of the video… Raw n’ cool. Keep it up!”Dari 500 video, yang berasal dari 43 negara, klip Metropolutan terpilih dalam 10 besar untuk mendapat kesempatan rekaman tiga lagu di studio legendaris Record Plant Studio. Jimi Hendrix, Frank Zappa, John Lennon, Michael Jackson, Mick Jagger, Nine Inch Nails, Social Distortion, Madonna, Pearl Jam, dan Audioslave, pernah rekaman di sana.Menurut Robi, bila menang RØDE Rocks adalah rezeki nomplok buat Navicula yang aktif kampanye untuk perlindungan orangutan dan akan tur ke Kalimantan yang didanai lewat crowdfunding. “Saat ini Navicula sedang menggarap album ke-7, dan dua lagu belum selesai. Komposisi udah ada, lirik belum jadi. Kalau bisa rekaman di studio legendaris Record Plant, saya sendiri terlalu excited sampai tidak bisa membayangkan akan seperti apa hasilnya,” kata Robi.Indonesia juga terlalu exicted mendengar kabar ini. Ayo dukung Navicula rekaman di Hollywood dengan vote di: http://rockro.de/navicula.


KTU | Rock In Solo 2012 Diundur Karena Masalah Venue


Rock In Solo 2012 yang dijadwalkan akan disenggelarakan tanggal 15 September 2012 di Stadion Sriwedari Solo terpaksa harus diundur hingga waktu yang belum ditentukan. Berikut adalah pernyataan resmi tentang pengunduran Rock In Solo 2012 di official facebook mereka : 
"Venue untuk Rock in Solo tahun ini yang mana sedianya berlangsung di Stadion Sriwedari ternyata tidak bisa dipakai dikarenakan molornya perbaikan stadion. Seharusnya perbaikan dilakukan mulai bulan Juni yang lalu dan selesai sebelum Lebaran tetapi kenyataannya baru dimulai bulan Juli ini dan dijadwalkan selesai bulan Oktober (kalo ndak molor lagi). Saya punya opsi untuk memindahkan festival ini di GOR manahan tetapi mendapatkan tentangan dari pihak event organizer. Perlu dijelaskan bahwa posisi saya di Rock in Solo murni sebagai investor, bukan pelaksana. Dikarenakan tidak adanya kata sepakat dalam hal ini maka mulai hari ini saya mundur sebagai investor Rock in Solo dan dengan ini Rock in Solo yang mana sedianya dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012 DICANCEL!!!"
Namun lain hal yang dikatakan official twitter dari @Rock_In_Solo, disana mereka mengatakan Rock In Solo 2012 hanya diundur bukan dibatalkan seperti hal nya yang dilangsir di facebook mereka, namun mereka belum bisa memastikan sampai kapan penundaan Rock In Solo 2012 akan berlangsung. Kita tunggu saja, semoga event bergengsi ini akan terus tetap berjalan tahun ini, karena seperti yang kita tau, Decapitated, band Death Metal asal Polandia ini sudah mengkonfirmasi akan menjadi Headliner di event tersebut. (ariapanca)


KTU | Penyebab Batalnya Java Rockin’ Land 2012



Promotor Java Festival Production membatalkan pagelaran tahunan Java Rockin’Land (JRL) 2012. Ini dia alasan di balik batalnya acara festival musik rock tersebut.
Lewat siaran pers, promotor memberikan penjelasan tentang pembatalan tersebut. Yang menjadi alasan utama adalah sulitnya mencari jadwal para pengisi acara yang dibidik untuk tampil di JRL.
Adapun hal yang menjadi alasan keputusan pembatalan tersebut adalah sebagai berikut:
1 .Kami selalu berusaha menetapkan jadwal Java Rockin’land sebelum atau sesudah bulan Ramadhan yang mana menyebabkan jadwal pada tahun ini bertepatan dengan penyelenggaraan festival-festival music lain di Eropa, Amerika dan Jepang. Hal ini, menyebabkan Kami kesulitan mendatangkan artis utama yang menjadi wish list Java Rockin’land. Artis yang juga menjadi pilihan pengunjung setia Java Rockin’land tersebut telah terjadwal dan berkomitmen untuk hadir di festival-festival negara lain.
2. JFP harus mengambil keputusan berani untuk membatalkan Java Rockin’land 2012, semata untuk tidak mengecewakan sponsor, Java Rockin’land goers, artis, dan partner yang mendukung penyelenggaraan festival ini. JFP merancang festival-festival produksi Kami, seperti Java Jazz Festival, Java Soulnation dan tentu saja Java Rockin’land, sebagai festival internasional yang menjadi kebanggaan nasional, sehingga tidak mungkin Kami mempersembahkan festival tersebut sepi pengunjung, apalagi dengan kualitas yang seadanya. JFP mengambil keputusan berani ini semata untuk tidak mengecewakan sponsor, Java Rockin’land goers, para artis yang akan tampil, dan partner yang bersungguh-sungguh mendukung terselenggaranya festival ini. JFP juga telah membicarakan keputusan ini dengan para sponsor, yang dengan sepenuhnya mendukung keputusan pembatalan penyelenggaraan Java Rockin’land 2012.
JRL seharusnya terselenggara pada 6 hingga 8 Juli 2012 di Pantai Karnaval Ancol. Tiket konser pun telah dijual sejak sebulan lalu. Beberapa artis mancanegara sudah dikonfirmasi untuk mengisi konser tersebut. Sebut saja Moth, Spiritualized, System of Venus, The Dillinger Escape Plan, The Mighty Mighty Bosstones, The Standards dan Yuck.
Serangkaian daftar panjang musisi Indonesia juga telah dipajang dalam agenda JRL. Nama-nama band besar seperti /rif, Deadsquad, Edane, Koil, Gugun Blues Shelter, Pure Saturday, Pas Band, Seringai dan banyak lagi seharusnya tampil di JRL.


KTU | MISCONCEPTION, Band Terbaru Dari Kharisma (PARAU)



Kharisma, drummer dari band metal PARAU ini baru saja mengumumkan band barunya yang bernama MISCONCEPTION. Band ini mengusung aliran pure death metal, memiliki sejarah panjang hingga akhirnya band ini berdiri kokoh. Di bentuk tahun 2009 tepatnya 14 februari 2009. Band ini beranggotakan Putra pada vokal, Donny pada rythem gitar, Pisato pada lead gitar, Kharisma pada drum, dan terakhir Hendra pada bass. Awalnya band ini terbentuk ketika Putra sang vokalis yng juga pemilik sebuah Clothingan baju yng cukup terkenal di Bali “DYNAMITE” mengajak Kharisma yang saat itu juga sudah bergabung di sebuah band metal ternama di Bali "PARAU" untuk membuat sebuah band bergenre death metal. Lalu mulailah mereka mencari personil yang akan di rekrut. Saat itu juga putra menemukan gitaris,Donny empas. Donny yang juga gitaris yng memperkuat salah satu band hardcore di Bali.merasa tertantang untuk membuat band death metal,saat itu juga Donny mengajak temannya yng juga sorang gitaris handal Pisato untuk bergabung,namun band ini belum lengkap terasa tanpa kehadiran sang basis,lalu Kharisma mengusulkan mengajak salah satu metalhead grilia Hendra yang saat itu juga memperkuat band metal “SANTUARY” untuk ikut bergabung di band ini. Maka terbentuklah MISCONCEPTION, dengan formasi lengkap. Namun sepanjang karir band ini,band ini hanya sebuah band studio yng banyak bereksperimen tanpa pernah menghajar panggung sama sekali. Dikarenakan masing masing personil dari band memiliki kesibukan masing masing. Saat itu juga band ini di nyatakan vakum. Berselang satu tahun setelah band ini di bentuk, maka di putuskan band ini bubar jalan. Ketika itu juga Kharisma sedang sibuk sibuknya menghajar panggung panggung bersama PARAU. Setahun setelah vakum dan bubar jalan,maka di putuskan band ini benar benar bubar. Namun di tahun 2012 ini Kharisma memutuskan membentuk kembali band ini. Dengan muka dan formasi baru. Diantaranya Adi pada bass,Ari pada lead gitar,Satria pada vocal,Hendra pada bass. Terinspirasi dari band bertahap international NILE,OBSCURA, dan HATE ETERNAL. Diharapkan di formasi terbaru di awal tahun 2012 ini MISCONCEPTION mampu dan ikut meramaikan blantika music bawah tanah Bali.


VIDEO

ENTER-TAB1-CONTENT-HERE

RECENT POSTS

ENTER-TAB2-CONTENT-HERE

POPULAR POSTS

ENTER-TAB3-CONTENT-HERE
 
\m/ Selamat datang di Blog KUALA TUNGKAL UNDERGROUND™ yang sederhana ini... Silahkan Browing disini... Jangan lupa isi BUKU TAMU... \m/

Kuala Tungkal Underground™ Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha